Keimanan Tanpa Ilmu, Mudah Goyah

09/02/2009 08:35:41 YOGYA (KR) – Hakikat ilmu itu adanya perpaduan agama dan akal. Saat tradisi Syiah berlangsung, kedua potensi ini dikembangkan bersama-sama secara baik, sehingga Islam bisa mencapai masa keemasannya. Realitas eksternal dan mistik internal pada masa tradisi Syiah dipadukan secara serasi hingga melahirkan berbagai pakar dan hasil teknologi yang bisa digunakan masyarakat dunia. Perlu pula dipahami, dangkal/dalamnya keimanan tidak hanya bisa dicapai lewat jalan tasawuf, tetapi juga lewat penguasaan ilmu pengetahuan. Karena keimanan yang diyakini atas dasar keilmuan akan dapat lestari. Pengakuan keimanan yang tidak didasarkan penguasaan keilmuan akan mudah goyah dan terjerumus ke arah kekufuran. Hal tersebut disampaikan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muhammad Alfatih Suryadilaga MAg saat mempresentasikan disertasinya untuk memperoleh gelar Doktor bidang Ilmu Agama, Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga, Jumat (6/2). Disertasi yang berjudul Hadis-hadis tentang Ilmu dalam Kitab Al-Kafi karya Al-Khulaini ini dipertahankan di hadapan Promotor Prof Dr H Machasin MA dan Prof Dr H Syamsul Anwar MA serta tim penguji yang dipimpin Rektor UIN Prof Dr HM Amin Abdullah. Promovendus akhirnya meraih predikat sangat memuaskan dan menjadi Doktor ke-209 PPs UIN. Menurut Alfatih, untuk menggugah umat Islam agar gigih mencari dan menguasai ilmu, ia melakukan analisis terhadap hadis tentang ilmu dalam kitab Al-Kafi karya Al-Kulaini yang berjumlah 16.000 hadis. Menurut Alfatih kumpulan hadis dalam kitab Al-Kafi berasal dari para imam dan nabi. Menurut Alfatih, dengan akal yang dimiliki manusia, Allah membuktikan kesempurnaan manusia dibandingkan makhluk lain. Melalui akal manusia, Allah juga bisa menyuruh, melarang, menyiksa dan memberi pahala. Maka melalui akalnya, manusia diwajibkan untuk terus mencari ilmu dan mengamalkannya, sehingga manusia memperoleh kebahagiaan dan pahala. Tapi dibalik itu, kata Alfatih, bila akal tidak dipergunakan dengan baik ia akan memperoleh kesesatan. (Obi)-m

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s